Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jawa Barat (Jabar) menemukan hampir
3.000 pemilih tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Jabar
2013.
"Di Kabupaten Majalengka ada 638 yang belum tercatat dan di
Kota Bekasi ada 2.300 yang belum tercatat," kata Ketua Panwaslu Jabar,
Ihat Subihat, dalam diskusi “Fair Play Dalam Pilkada Jabar 2013” di KPU
Jabar, Jalan Garut, Bandung, Kamis (31/1/2013).
Diakui Ihat, salah satu tugas berat Panwaslu adalah dalam penentuan DPT. "Titik beratnya apakah DPT sudah benar," katanya.
Menurutnya,
jumlah pemilih yang belum tercatat di DPT masih dapat bertambah karena
hampir 3.000 pemilih itu baru ditemukan dari dua kabupaten/kota.
“Kalau dilakukan penyisiran di 26 kabupaten/kota, tentu akan ditemukan makin banyak yang tidak terdaftar,” tambahnya.
Ihat
menjelaskan, fungsi Panwaslu Jabar adalah melakukan pencegahan. Namun,
jika pelanggaran sudah terjadi maka akan ditindaklanjuti. Menurutnya,
Panwaslu bertugas menyukseskan Pilgub Jabar 2013 hingga tak ada kendala.
"Pencegahan
bukan berapa banyak yang sudah ditangani, tapi bagaimana bisa dicegah.
Panwas ada agar tidak terjadi pelanggaran," tegasnya
Leave a Reply